Welcome to Woman Of Courage ID. You speak English? Why don't you check my UK blog HERE!

Empat Bulan menuju British-Indonesian Wedding

By 21 January

Time flies. Tak terasa hari pernikahan gue dengan mas sebentar lagi. Empat bulan lagi gue akan bersanding dengan Andrew di altar. Gue yakin banget di hari itu gue bakal deg-degan abis, sementara orang-orang akan jadi saksi betapa pendeknya gue di banding Andrew yang jangkung (salah fokus).



Empat bulan tuh bakal terasa cepat banget, padahal masih banyak yang harus disiapin. Mempersiapkan perikahan di sela-sela kesibukan kerja dan growing business ternyata stressful banget. Apalagi gue jauh dari keluarga dan harus nyiapin pernikahan ini berdua saja dengan tunangan gue. Syukurlah soal gedung udah beres dan minggu depan mau rapat dengan orang dari katering. Minggu ini kami coba atur janji dengan Registry Office. Duh ini gue keki abis, takut kalo harus diproses lebih lanjut sama imigrasi. Maklumlah ya, banyak pernikahan antara UK citizen dengan orang luar Eropa yang palsu, a.k.a fake wedding, di mana pernikahan dipakai untuk melegalkan seseorang untuk bisa cari duit di sini. Setahu gue malah ada loh agennya. Itulah salah satu alasan kenapa makin ketat aja hukum yang mengatur soal imigrasi dan pernikahan di sini. Sudah pasti gue dan Andrew nanti bakalan di wawancara terpisah. Di tanya macam-macam dan harus bisa membuktikan kalau kami memang pasangan jujur. Well, logikanya sih gue nih yang bakal diberondong abis dengan pertanyaan menyelidik.

Untuk konsep resepsi pernikahan gue nanti, gue maunya sederhana dan arty-crafty. Untuk warna, Andrew maunya warna ungu. Gue juga bingung dia ini somehow mempengaruhi gue untuk suka warna ungu. Cincin tunangan yang gue pakai sekarang ini Ametis warna ungu. Semua orang pikir itu batu kelahiran gue, padahal alasan Andrew pilih warna ungu karena ungu melambangkan kehormatan dalam Alkitab. Hihihi. Gue pribadi gak terlalu ribet soal warna, jadi gue setuju pakai ungu. 

Karena gue dan Andrew berbeda kewarganegaraan, pernikahan kami tentu akan bernuansa Inggris-Indonesia. To be fair though, mungkin kami gak bisa maksain semua dekorasinya serba Inggris-Indonesia, tapi akan ada beberapa DIY yang menonjolkan tema ini. Berikut beberapa DIY yang sudah masuk dalam daftar: 

1. Handmade 'entrance'
Gue pengen di pintu masuk gedung resepsi ada map yang kurang lebih kayak gini. Untuk konsep detailnya masih digarap. 


2. Union Jack + Indonesian Flag Muffin Topper
Kalo ini gak perlu bikin konsep macam-macam, tinggal bikin lah gampang. Belum tahu sih apakah nanti kami pakai cupcake atau cemilan lain, yang jelas dibikin saja dulu toppernya. Oh ya, gue juga mau minta keluarga gue untuk bawain beberapa cemilan Indonesia. Mungkin Union Jack ini nantinya bisa ditusukkin ke dodol kan ye. Hahahaha. 

3. Typically English, Indonesian photo booth props
Detail untuk ini masih belum kepikiran euy, Kalian ada saran gak?

4. Nation table
Karena konsepnya mau bertemakan Love beyond Nationality, maunya nanti di setiap meja akan disetting dengan nama negara yang gue dan Andrew pernah kunjungi waktu masih single. 

Sementara itu dulu update-an gue. Empat bulan bukan waktu yang lama, tapi gue akan mencoba semaksimal mungkin untuk bikin satu-persatu dekorasi yang gue mau. Kalau mau tahu update berikutnya, jangan lupa subscribe blog gue ya. 


77fe17a4a41cea9031fe630ad204ad08b5ae26cac50e0b92c8

You Might Also Like

8 comments

  1. Salam kenal mba.
    Baru tahu kalau ada fake wedding buat modus cari duit.
    Semoga lancar pernikahannya dan bahagia serta langgeng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lam kenal juga mbak Ety. Iya mbak di sini banyak yg 'curang'. Tapi aku enggak loh ya :p

      Delete
    2. Lam kenal juga mbak Ety. Iya mbak di sini banyak yg 'curang'. Tapi aku enggak loh ya :p

      Delete
  2. wah..gua paling suka kalo liat pernikahan multikultur kyk begini nih...btw, selamat ya mbak...sukses buat wawancara imigrasinya....jangan lupa share photo pernikahannya....salam @Ifex_xavier

    ReplyDelete
  3. Salam kenal mba jadi tau culture dari tempat lain..

    ReplyDelete
  4. waaahh, lika-liku menuju pernikahan kaya naik rollercoster ya Mbak..
    jadi terharu pas baca, semoga langgeng ya Mbak :)

    ReplyDelete

Yay, you just hit the bottom of the article. Now, let me know your thoughts. Don't forget to subscribe and come back again. Stay blessed!

Cek VLOG terbaruku